Minggu, 02 Maret 2014

Sadar Diri

Tentu saja, hari ini bukanlah hari kemarin ataupun hari esok. Dan kejadian hari ini jelas berbeda dengan heri kemarin. Tapi ada yang tak berbeda dengan hari kemarin. Aku, seperti berjalan di tempat, menjalani hari-hariku. Masih terjebak dalam lautan pilu, masih terperangkap oleh ketidaktahuanku, dan masih tetap menjadi bocah. 

Meski begitu aku tau, semua yang ada padaku tidak semata buruk dan menjijikan seperti ingus bocah berandalan. Setidaknya aku masih punya kepercayaan yang sampai saat ini masih ku pegang. Lagipula, aku masih punya sejuta impian dan harapan yang sampai saat ini belum ku wujudkan. Jadi, kenapa harus meratap dan menyesali diri, toh sejak dulu aku sudah seperti ini. Mungkin aku hanya perlu mengikuti kemana kaki ini akan membawaku pergi, entah untuk kembali atau menghilang seperti embun yang tersapu mentari pagi. Bagiku, kini hanya menjalani takdir yang sudah di tentukan untuk ku, sambil mencoba untuk memperbaiki nasibku tentu. Aku ingin perjalanan panjangku disini tidak berakhir kosong dan tak berarti. 

Oh alam, marilah bimbing aku melewati semua jalan hidup ini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar